kisah imam hasan al bashri tentang istighfar

Berikutadalah salah satu kisah pertemuan Hasan al-Basri dengan Rabiah al-Adawiyah menurut Farid al-Din Attar dalam bukunya berjudul Muslim Saints and Mystics (Tadhkirat al-Auliya'). Alkisah, suatu waktu Rabiah mengirim Hasan al-Basri tiga benda: sepotong lilin, sebuah jarum, dan sehelai rambut. "Seperti lilin," katanya. Bergauldengan para sahabat Rasul sejak kecil membuat al-Hasan tumbuh menjadi pemuda yang saleh. Ia meriwayatkan banyak hadis dari para sahabat Rasul, seperti Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Abu Musa al-Asy'ari, Abdullah bin Umar, Abdullah bin Abbas, Anas bin Malik, dan masih banyak lain. Saat usia 14 tahun, ia pindah ke Kota Bashrah, Irak. Yahyaberkata: telah menceritakan pada kami Hammad ibn Zaid dari Tsabit dari Abi Burdah. Dari al-'Aghari al-Muzabiy, mereka semua adalah para sahabat, bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya istighfar itu selalu meliputi hatiku dan sungguh aku selalu memohon ampun kepada Allah setiap hari sebanyak seratus kali" [HR. Muslim]. Namundemikian, Rasulullah SAW telah memberi teladan pada umatnya untuk senantiasa berikhtiar dan tawakal. Selain itu, para tokoh muslim seperti para sahabat dan ulama, juga turut memberikan nasihat yang sangat menyentuh dan menyejukkan hati.. Berikut kata-kata bijak islami dari para tokoh muslim sebagai penyemangat dan perenungan untuk hidup:. Omar Suleiman: HasanAl Basri nama penuhnya ialah ; Abu Sa'id al-Hasan ibn Abi-Hasan Yasar al-Basri. dilahirkan di Madinah pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin al-Khattab pada tahun 21 Hijrah (642 Masihi). Ibunya bernama Khairah merupakan seorang bekas hamba kepada isteri Nabi Muhammad saw (Ummu Mukminin) yang bernama Hindun binti Suhail atau lebih dikenali sebagai Ummu Salamah. Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd.

kisah imam hasan al bashri tentang istighfar